SMARIDUTA, Sukses Three Point

KEDIRI - Minggu (15/1) HONDA-KBC-IV masih di gelar di GOR Surya Unik Kediri. Pertandingan kali ini berlangsung sangat meriah dan menyenangkan. Dalam three point competition, yang berlaga diantarana wakil dari SMARIDUTA (sebutan SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung) sukses meraih tiga angka, setelah salah satu wakil pesertanya berhasil memasukkan bola dari area tembakan tiga angka.

Supporting event three point competition siang itu giliran SMARIDUTA , SMAN Pawiyatan Daha, SMA 5 KEDIRI, SMAN 1 PARE. Sesi pertama three point dilakukan SMARIDUTA dan berhasil memasukkan bola ke dalam ring. Pemain nomor punggung 8 Oky dan pemain nomor punggung 11 Danang, bermain cukup bagus sehingga waktu yang diberikan oleh panitia three point berhasil memasukkan. Dengan keberhasilannya memasukkan satu bola ke ring, SMARIDUTA berhasil mendapatkan tiga point. Sementara bagi tim SMAN Pawiyatan Daha kedua tidak berhasil memasukkan bola ke ring.

Three point di pertandingan yang kedua, di ikuti oleh SMA 5 KEDIRI dan SMAN 1 PARE. Di sesi kedua ini masing – masing sekolah mewakilkan dua pemainnya untuk mengikuti tree point ini. Di sesi kedua ini kedua belah tim baik SMA 5 KEDIRI dan SMAN 1 Pare sama-sama tidak dapat memasukkan bola basket kedalam ring. Dan hanya SMARIDUTA lah yang berhasil meraih point dalam supporting event three point kompetition. (tim)
Diposkan oleh Admin - Aditya Eka Pada Senin, Januari 16, 2012 dan Memiliki 0 komentar

Kalah Sebelum Bertanding

KEDIRI - Minggu (15/1) ajak Honda-KBC IV memasuki hari kelima, minggu itu seharusnya menjadi pertandingan pertama bagi tim basket putri SMPN 1 Kauman Tulungagung melawan SMPN 1 Semen. Namun mereka gagal bertanding dikarenakan kedatangannya terlambat lebih dari waktu yang telah ditentukan. Setelah ditunggu sekitar 10 menit dan tidak kunjung datang, wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan, namun yang ada di lapangan hanya SMPN 1 Seman, dan akhirnya SMPN 1 Kauman dinyatakan WO (Walk Out) kalah dari SMPN 1 Semen dengan skor 0 – 20. Kalah sebelum bertanding, itulah sebutan yang pas diterima oleh Spensaka (sebutan SMPN 1 Kauman) atas keterlambatannya tersebut.

Sang kapten tim SMPN 1 Kauman, Ira Linajnatul Farah meras sangat terpukul atas hal ini. “Jalannya macet soalnya inikan Minggu, sudah begitu cuacanya juga agak buruk,“ ungkapnya dengan nada bersedih, saat ditanya sebab keterlambatannya oleh tim jurnalis. Kini dia dan rekan hanya bisa pasrah untuk duduk di bangku penonton. Ira, begitu nama panggilanya berharap untuk tahun depan, supaya ada persiapan lebih baik lagi. “Harus semangat lagi latihannya dan harus bisa mempersiapkan tim untuk datang satu jam sebelum pertandingan, lebih-lebih di cuaca yang nggak menentu seperti,“ katanya.

Ketentuan yang telah dituangkan dalam peraturan, setiap tim harus datang satu jam (1) sebelum jadwal pertandingan. Tim yang belum hadir saat jam Jump Ball langsung dinyatakan sebagai wolk out (WO). Dan tim yang WO akan mendapatkan catatan khusus dan menjadi bahan pertimbangan pada pelaksanaan KBC tahun berikutnya.

Di sisi lain, bagi SMPN 1 Semen beruntung atas WO-nya SMPN 1 Kauman. Sehingga tanpa susah payah mereka bisa lolos untuk melaju ke babak selanjutnya tanpa harus bertanding. Menurut Bapak Choirul Anam sebagai ketua Panitia Penyelenggara Honda KBC IV, pertandingan hari ini lumayan bagus, walau ada beberapa tim yang tidak datang. “Pertandingan dimulai pukul 08.00 dan berakhir pukul 17.20. Hari ini lumayan bagus. Tetapi terdapat beberapa hal yang terlalu mencolok. Seperti skor yang tertinggal cukup jauh antara tim SMPN 1 Kauman dengan mengalahkan SMPN 1 Seman, “ katanya.

Mengenai peraturan dan sistem pada Honda KBC IV ini, beliau mengatakan bahwa di KBC kali ini peraturannya memang lebih ditegakkan, salah satunya mengenai kedatangan tim ke GOR paling tidak satu jam sebelum pertandingan dimulai. Kemudian sistem yang diterapkan pada KBC adalah sistem gugur. “Jadi pertandingan babak apa saja rasanya seperti babak final. Yang kalah pada satu pertandingan berpeluang sedikit untuk masuk ke babak selanjutnya. Dan nantinya pemenang kompetensi ini adalah juara sejati, yaitu tim yang tidak pernah kalah sampai babak final,” imbuhnya. (tim)
Diposkan oleh Admin - Aditya Eka Pada Senin, Januari 16, 2012 dan Memiliki 0 komentar

Rela Rogoh Tiga Ribu, Bisa Lihat KBC

KEDIRI - Event Honda-KBCI 2011 memasuki hari kesebelas, Sabtu (21/1) siang itu pertandingan tetap menyuguhkan tim-tim favorit yang akan bertanding guna merebutkan peluang lolos ke babak selanjutnya. Seorang penonton yang sengaja datang di GOR Surya Unik, rela jauh-jauh dari luar kota untuk menyaksikan pagelaran akbar Honda KBC IV. Penonton yang tidak mau disebutkan namanya tersebut rela merogoh koceknya untuk membeli tiket masuk, yang harganya sebesar 3.000.

Setiap hari petugas tiket selalu standbay ditempat. Mereka berjumlah dua sampai tiga petugas, Petugas tiket melayani para penonton dengan baik dan ramah. Bagi para suporter maupun penonton yang menyaksikan pertandingan KBC di GOR Surya tersebut, bisa mulai mendapatkan tiket sekitar jam 13.00 dan ditutup pukul 17.00 untuk hari-hari biasa, dan jam 09.00 untuk hari Minggu atau hari libur, hingga malam, selesainya pertandingan.

Dengan membayar ongkos tiket 3.000 mereka akan mendapatkan koran Radar Kediri. Menurut salah satu petugas, ramainya penjualan tiket biasanya bila suatu tim yang bertanding membawa puluhan suporternya ke GOR, maka tiket akan laku banyak. “ Tapi kalau hari-hari biasa penontonya masih mendingan, tidak terlalu sepi, “ kata mbak Ragil, salah petugas tiket KBC IV.

Cewek cantik, yang diketahui berasal dari Tulungagung ini, bertugas dan bersama Radar Kediri dalam setiap event sudah dimulai sejak ada KFL beberapa bulan yang lalu. Dengan sikapnya yang ramah dan bersemangat. Dengan senyumnya mbak Ragil melayani para pendatang yang akan masuk untuk membeli tiket.

Menurutnya kalau yang pertandingan hari itu tim-tim yang berasal dari dalam kota alias Kediri, pengunjungnya banyak yang dating, dan tiketnya laku keras. Tetapi kalau yang bertanding tim dari luar kota Kediri, penontonnya tidak seberapa banyak, sehingga hal ini juga berpengaruh pada penjualan tiket.

Menurut mbak Ragil acara semacam ini sangat bagus untuk membina atlit-atlit berbakat. “Saya setuju dengan diadakannya lomba – lomba seperti ini. Karena dapat melatih dan memberi semangat untuk atlit – atlit muda sekarang. Selain itu juga bisa menginspirasikan kepada anak – anak yang lain, khususnya anak – anak yang suka dengan olahraga basket ini”, tutur Mbak Ragil. (tim)
Diposkan oleh Admin - Aditya Eka Pada Senin, Januari 16, 2012 dan Memiliki 0 komentar

Tarik Suporter Untuk Jadi Model

KEDIRI - Unik-unik yang dilakukan oleh para peserta photograph competition pada Honda-KBC IV. Dalam mencari moment-moment terbagus, mereka berani mengajak seorang suporter untuk dijadikan model. Ada-ada saja yang mereka lakukan. Dalam lomba fotografi tersebut memang harus ada karya foto untuk model dan sponsor. Itulah yang dilakukan Mohammad Helmi salah satu peserta dari tingkat SMP yang mengambil foto dengan konsep seorang model maupun foto sponsor.

Rima Lailina Puspitasari, suporter SMUN 1 Boyolangu yang duduk di tribun untuk mendukung tim putra kesayangannya, tiba-tiba dipanggil oleh seorang peserta fotografer untuk menjadi model. “ Wah aku kaget, tiba-tiba dipanggil begitu saja dan disuruh untuk duduk dimotor honda dan menjadi model gitu lho, “ kata Rima cewek cantik yang juga menjadi pemain basket bagi tim putri Smuboy itu. Menurut Helmi, sengaja mencari cewek untuk dijadikan model, sebagai konsem karya fotonya untuk lomba fotograph di KBC ini.

Tak mau kalah dengan peserta lain, Marisa wakil dari Tulungagung, memanfaatkan moment tersebut. “ Siip kesempatan nih mumpung ada model, aku ambil saja, lagian mbaknya juga centik, he he, “ kata Marisa kepada tim jurnalis.

Berbagai posisi mereka melakukan pemotretan kepada seorang model untuk mendapatkan hasil yang bagus. Dalam supporting event ini, peserta terakhir harus sudah mengumpulkan semua fotonya dalam bentu file dan print out. Yaitu pada hari Rabu (25/1) di sekretariat KBC-IV GOR Surya Kediri. Panitia menggunggu peserta hingga berakhirnya pertandingan basket usai. “ Untuk pengumpulan foto (cetak) paling lambat hari Rabu, sampai pukul 16.00, “ kata Pak Khoirul Anam dalam smsnya kepada para peserta. (tim)
Diposkan oleh Admin - Aditya Eka Pada Senin, Januari 16, 2012 dan Memiliki 0 komentar
Copyright © 2011. All Rights Reserved | Design by Aditya Eka
Best view with Google Chrome 16 or better | Best Resolution 1366 x 768px